Piknik Bebatuan: Merasakan Serunya Kembali ke Zaman Batu di Situs Megalitik Gunung Padang

Bagi saya, piknik ke tempat-tempat yang belum pernah saya kunjungi sebelumnya merupakan sebuah pencapaian luar biasa. Kenapa? Karena saya bisa memperhatikan hal-hal baru di sekitar, terutama kearifan lokal setempat. Misalnya, budaya dan sifat dari penduduk setempat yang kita lihat, bisa kita tiru selama berada di sana. Ada pepatah mengatakan, “Act like locals“. Yup, dengan begitu kita bisa menghormati budaya orang lain.

Kalau ngomongin soal budaya, pasti ada sangkut pautnya sama sejarah nenek moyang kita. Ternyata masih ada tempat-tempat bersejarah di Indonesia yang belum banyak dieksplor lho. Salah satunya adalah Situs Megalitik Gunung Padang ini yang berlokasi di Cianjur, Jawa Barat. Hayo, apa ya kira-kira yang menarik dari situs purbakala ini?

Denger-denger sih katanya situs bebatuan ini umurnya jauh lebih tua dibandingkan dengan Piramida Giza yang ada di Mesir. Kabarnya juga situs Gunung Padang ini adalah salah satu peninggalan prasejarah terbesar di dunia dengan sistem punden berundaknya. Kebayang kan betapa menariknya situs ini untuk diteliti? Untuk tahu detail lengkapnya kamu bisa cek di sini > Situs Gunung Padang

Nah, ini adalah perjalanan saya untuk yang kesekian kalinya bersama penulis-penulis Gagas Media dan editornya setelah pendakian yang cukup melelahkan ke Gunung Papandayan (baca juga Papandayan, Beradu Cerita yang Tak Pernah Habis). Kala itu Sabtu pagi kami berangkat dengan menggunakan mobil. Karena lokasinya berada di Cianjur, kami lebih memilih menempuh jalan lewat jalur Puncak, Bogor untuk mencapai ke sana.

Perjalanan berlangsung selama kurang lebih 2,5 jam dengan situasi lalu lintas yang ramai lancar. Tidak mudah mencari jalan lewat jalur ini mengingat cuaca waktu itu sedang hujan. Walhasil, kami mengandalkan Google Maps untuk mencapai Gunung Padang. Jalanan yang kami lalui pun cukup beragam dengan kontur yang lumayan curam dan berliku.

Pintu gerbang masuk kawasan situs.

Sesampainya di lokasi tujuan, kami tak sabar ingin melihat rupa wajah situs ini. FYI, tiket masuk ke situs ini hanya Rp. 2.000,00 lho (mungkin sekarang udah disesuaikan lagi harganya) dan berjalan sejauh kurang lebih 500 meter menuju undakan batu curam. Lumayan murah kan?! Jangan sampai terlena oleh tawaran jasa ojek di sana, ya. Harganya mahal. Berjalan kaki jauh lebih hemat dan asyik, kok! 🙂

 

Kalau mau lihat situsnya harus naik tangga ini dulu ya, guys!

Pandu alias Ndup lagi foto endorse produk B)
Arie Je lagi buat video challenge untuk konten Youtube-nya.
Pssst… Senyumin aja! 🙂

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s